Sabtu, 22 November 2014

Manusia purba Indonesia

Manusia purba Indonesia adalah manusia purba yang berada di Indonesia.
Ada enam jenis manusia purba di Indonesia, yaitu:

Ciri–Ciri

  1. Meganthropus Paleojavanicus
    • Memiliki tulang pipi yang tebal
    • Memiliki otot kunyah yang kuat
    • Memiliki tonjolan kening yang mencolok
    • Memiliki tonjolan belakang yang tajam
    • Tidak memiliki dagu
    • Memiliki perawakan yang tegap
    • Memakan jenis tumbuhan
  2. Pithecanthropus
    Pithecantropus Erectus
    Artinya: manusia kera yang berjalan tegak. Ditemukan oleh Eugene Dubois di Trinil pada tahun 1891. Fosil yang ditemukan berupa tulang rahang bagian atas tengkorak, geraham dan tulang kaki. Fosil ini ditemukan pada masa kala Pleistosen tengah.
    • Tinggi badan sekitar 165 – 180 cm
    • Volume otak berkisar antara 750 – 1350 cc
    • Bentuk tubuh & anggota badan tegap, tetapi tidak setegap meganthropus
    • Alat pengunyah dan alat tengkuk sangat kuat
    • Bentuk graham besar dengan rahang yang sangat kuat
    • Bentuk tonjolan kening tebal melintang di dahi dari sisi ke sisi
    • Bentuk hidung tebal
    • Bagian belakang kepala tampak menonjol menyerupai wanita berkonde
    • Muka menonjol ke depan, dahi miring ke belakang
  3. Homo
Fosil Homo soloensis ditemukan di Ngandong, Blora, di Sangiran dan Sambung Macan, Sragen, oleh Ter Haar, Oppenoorth, dan Von Koenigswald pada tahun 1931—1933 dari lapisan Pleistosen Atas. Homo Soloensis diperkirakan hidup sekitar 900.000 sampai 300.000 tahun yang lalu. Volume otaknya mencapai 1300 cc.
Menurut Von Koenigswald makhluk ini lebih tinggi tingkatannya dibandingkan dengan Pithecanthropus Erectus. Diperkirakan makhluk ini merupakan evolusi dan Pithecanthropus Mojokertensis. Oleh sebagian ahli, Homo Soloensis digolongkan dengan Homo Neanderthalensis yang merupakan manusia purba jenis Homo Sapiens dari Asia, Eropa, dan Afrika berasal dari lapisan Pleistosen Atas.
  • Volume otaknya antara 1000 – 1200 cc
  • Tinggi badan antara 130 – 210 cm
  • Otot tengkuk mengalami penyusutan
  • Muka tidak menonjol ke depan
  • Berdiri tegak dan berjalan lebih sempurna

Hasil Budaya

  • Pithecanthropus Erectus
  1. Kapak perimbas
  2. Kapak penetak
  3. Kapak gengam
  4. Pahat gengam
  5. Alat serpih
  6. Alat-alat tulang
  • Homo Soloensis
  1. Kapak gengam / Kapak perimbas
  2. Alat serpih
  3. Alat-alat tulang
  4. Alat-alat zaman dahulu

Rabu, 12 November 2014

7 alasan mengapa TOYOTA AVANZA diminati

Hingga saat ini, Toyota Avanza masih merupakan salah satu jenis mobil yang paling laris di pasaran. Fakta tersebut dapat dengan mudah kita lihat dari banyaknya populasi mobil MPV keluaran Toyota ini yang lalu-lalang merajai jalanan di seluruh Indonesia. Tahukah anda apa yang menjadi penyebab dari larisnya Toyota avanza di pasaran? Toyota avanza banyak diminati oleh masyarakat bukan karena mobil ini sangat istimewa, sebab Toyota Avanza adalah jenis mobil Low MPV. Tapi meskipun begitu, Toyota Avanza juga bukan merupakan mobil yang tidak berkualitas sebab buktinya beberapa kali mobil ini mampu menyandang predikat sebagai mobil terlaris di Indonesia. 

Lalu apa yang menyebabkan Toyota Avanza banyak diminati? Berikut ini alasannya:

 

Mengapa Toyota Avanza Banyak Diminati
1. Popularitas brand sangat kuat: alasan mengapa Toyota Avanza banyak diminati yang pertama adalah karena kuatnya brand Toyota di pasaran. Kondisi tersebut tentunya membuat Avanza sangat dikenal atau populer di Indonesia. Kuatnya brand tersebut tentu tidak bisa lepas dari keberhasilan Avanza menjadi salah satu pioner untuk jenis mobil Low MPV di tanah air.

2. Kapasitas penumpang: Alasan yang kedua adalah karena Avanza memiliki kapasitas penumpang yang cukup banyak (±7 penumpang). Memang tidak bisa dipungkiri jika sebagian besar masyarakat Indonesia lebih suka pada jenis mobil yang memiliki kapasitas banyak penumpang seperti MPV daripada mobil sedan ataupun mobil hatchback.


3. Harga terjangkau: Penyebab Toyota Avanza masih banyak diminati yang ketiga adalah karena harganya terjangkau. Toyota Avanza dibanderol dengan rentang harga sekitar Rp160 hingga Rp200 Jutaan (lihat harga Avanza baru). Kisaran harga tersebut adalah zona potensial yang banyak dilirik oleh sebagian besar calon konsumen untuk segmen mobil Low MPV).


4. Mesin handal: hingga saat ini, kualitas mesin yang dimiliki oleh Toyota Avanza terbukti cukup handal di kelasnya. Itu sebabnya, mengapa dari dulu hingga sekarang Toyota Avanza masih saja memiliki banyak peminat. Bahkan beberapa kali sempat menjadi mobil terlaris dengan pangsa pasar terbesar di Indonesia.


5. Kualitas bodi: meskipun kualitas bodi (plat) yang digunakan pada Toyota Avanza bukan yang paling istimewa, tapi setidaknya kualitas plat yang digunakan untuk membalut bodi Avanza masih tergolong lebih baik dari kualitas bodi saudara kembarnya. Begitu juga dengan kualitas komponen pendukung lain, Avanza masih tergolong lebih unggul. Itu sebabnya, banyak orang yang lebih condong untuk memilih Avanza meskipun dari sisi harga, harga Avanza sedikit lebih mahal terutama untuk varian Avanza veloz (lihat spesifikai dan harga Avanza Veloz).


6. Spare part (suku cadang) mudah didapat: faktor yang menjadi penyebab mengapa Toyota Avanza memiliki banyak peminat yang berikutnya adalah karena spare part atau suku cadangnya sangat mudah di dapat. Hampir semua bengkel resmi ataupun non-resmi yang tersebar di seluruh Indonesia selalu menyediakan spare part mobil ini. Meskipun harganya tidak bisa dibilang murah, tapi spare part atau suku cadang Toyota Avanza dikenal memiliki kualitas yang cukup baik. Selain itu, dengan banyaknya bengkel resmi yang tersebar tersebut (tidak hanya di kota-kota besar melainkan hingga di daerah-daerah), akses perbaikan atau service menjadi lebih mudah. Ini merupakan salah satu pertimbangan ketika seseorang hendak membeli sebuah mobil.


7. Harga Jual kembali: minat masyarakat yang begitu besar serta brand yang sudah sangat populer, kedua fakta tersebut tentunya berimbas pada kestabilan harga resale Toyota Avanza di pasaran (lihat harga Avanza bekas). Hal ini umumnya juga selalu menjadi salah satu pertimbangan penting ketika seseorang berniat membeli sebuah mobil baru. Sebab tidak menutup kemungkinan mereka akan menjualnya kembali suatu saat, entah karena butuh uang ataupun karena bosan dan ingin ganti dengan yang baru.

kelebihan dan kekurangan mesin bensin dan diesel

Secara garis besar, jenis mesin pada kendaraan dibedakan menjadi dua yakni mesin diesel dan mesin bensin. Meskipun pada dasarnya, baik mesin diesel maupun mesin bensin adalah sama yakni sama-sama merupakan penggerak pada sebuah kendaraan, tapi tetap saja ada kelebihan dan kekurangan dari masing-masing mesin kendaraan tersebut. Nah, Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan mesin diesel bila dibanding mesin bensin:
Kelebihan dan Kekurangan Mesin Diesel dibanding Mesin Bensin
gambar dari panjimitiqo.wordpress.com

Kelebihan mesin diesel dibanding mesin bensin

1. Mesin diesel memiliki efisensi terhadap panas yang besar bila dibandingkan dengan mesin bensin. Tentunya Hal tersebut dapat lebih menghemat penggunaan bahan bakar (solar) daripada bensin pada mesin bensin.

2.  Umumnya, mesin diesel lebih tahan lama dan tidak membutuhkan electric igniter. Hal ini berarti bahwa kemungkinan terjadinya kesulitan tentu lebih kecil dari pada mesin bensin.

3. Momen pada mesin diesel tidak berubah pada jenjang tingkat kecepatan yang luas. Itu artinya mesin diesel lebih fleksibel dan lebih mudah dioperasikan bila dibandingkan dengan mesin bensin dan karena hal inilah mesin diesel umum digunakan untuk kendaraan-kendaraan besar.

Adapun kelemahan mesin diesel dibanding mesin bensin adalah sebagai berikut :

1. Suara dan getaran pada mesin diesel jauh lebih besar dibanding suara dan getaran pada mesin bensin. Hal tersebut disebabkan oleh tekanan pembakaran maksimum pada mesin diesel hampir dua kali lebih besar daripada mesin bensin.

2. Karena tekanan pembakarannya lebih besar dari pada mesin bensin, maka mesin diesel harus dibuat dengan menggunakan jenis bahan yang tahan terhadap tekanan tinggi, selain itu, bahan yang digunakan juga harus memiliki struktur yang kuat. Hal ini berarti bahwa untuk daya kuda yang sama, mesin diesel memiliki bobot yang jauh lebih berat dibanding bobot mesin bensin, dan tentunya biaya pembuatannya pun juga pasti lebih mahal daripada biaya pembuatan mesin bensin.

3. Harga mesin diesel lebih mahal dibanding harga mesin bensin, selain itu, mesin diesel juga membutuhkan perawatan atau pemeliharaan yang lebih cermat daripada mesin bensin. Anda tahu mengapa? Sebab Mesin diesel membutuhkan sistem injeksi bahan bakar yang lebih presisi dibanding sistem injeksi pada mesin bensin.

4. Mesin diesel memerlukan alat pemutar berupa motor starter dan baterai yang berkapasitas lebih besar untuk memutarnya. Hal tersebut disebabkan karena mesin diesel memiliki perbandingan kompresi yang lebih tinggi dari pada mesin bensin. 

Kelebihan dan Kekurangan mesin DIESEL dibanding dengan mesin BENSIN

Secara garis besar, jenis mesin pada kendaraan dibedakan menjadi dua yakni mesin diesel dan mesin bensin. Meskipun pada dasarnya, baik mesin diesel maupun mesin bensin adalah sama yakni sama-sama merupakan penggerak pada sebuah kendaraan, tapi tetap saja ada kelebihan dan kekurangan dari masing-masing mesin kendaraan tersebut. Nah, Berikut ini adalah kelebihan dan kekurangan mesin diesel bila dibanding mesin bensin:
Kelebihan dan Kekurangan Mesin Diesel dibanding Mesin Bensin
gambar dari panjimitiqo.wordpress.com

Kelebihan mesin diesel dibanding mesin bensin

1. Mesin diesel memiliki efisensi terhadap panas yang besar bila dibandingkan dengan mesin bensin. Tentunya Hal tersebut dapat lebih menghemat penggunaan bahan bakar (solar) daripada bensin pada mesin bensin.

2.  Umumnya, mesin diesel lebih tahan lama dan tidak membutuhkan electric igniter. Hal ini berarti bahwa kemungkinan terjadinya kesulitan tentu lebih kecil dari pada mesin bensin.

3. Momen pada mesin diesel tidak berubah pada jenjang tingkat kecepatan yang luas. Itu artinya mesin diesel lebih fleksibel dan lebih mudah dioperasikan bila dibandingkan dengan mesin bensin dan karena hal inilah mesin diesel umum digunakan untuk kendaraan-kendaraan besar.

Adapun kelemahan mesin diesel dibanding mesin bensin adalah sebagai berikut :

1. Suara dan getaran pada mesin diesel jauh lebih besar dibanding suara dan getaran pada mesin bensin. Hal tersebut disebabkan oleh tekanan pembakaran maksimum pada mesin diesel hampir dua kali lebih besar daripada mesin bensin.

2. Karena tekanan pembakarannya lebih besar dari pada mesin bensin, maka mesin diesel harus dibuat dengan menggunakan jenis bahan yang tahan terhadap tekanan tinggi, selain itu, bahan yang digunakan juga harus memiliki struktur yang kuat. Hal ini berarti bahwa untuk daya kuda yang sama, mesin diesel memiliki bobot yang jauh lebih berat dibanding bobot mesin bensin, dan tentunya biaya pembuatannya pun juga pasti lebih mahal daripada biaya pembuatan mesin bensin.

3. Harga mesin diesel lebih mahal dibanding harga mesin bensin, selain itu, mesin diesel juga membutuhkan perawatan atau pemeliharaan yang lebih cermat daripada mesin bensin. Anda tahu mengapa? Sebab Mesin diesel membutuhkan sistem injeksi bahan bakar yang lebih presisi dibanding sistem injeksi pada mesin bensin.

4. Mesin diesel memerlukan alat pemutar berupa motor starter dan baterai yang berkapasitas lebih besar untuk memutarnya. Hal tersebut disebabkan karena mesin diesel memiliki perbandingan kompresi yang lebih tinggi dari pada mesin bensin. 

sistem injeksi bahan bakar

Injeksi bahan bakar adalah sebuah teknologi yang digunakan dalam mesin pembakaran dalam untuk mencampur bahan bakar dengan udara sebelum dibakar.
Penggunaan injeksi bahan bakar akan meningkatkan tenaga mesin bila dibandingkan dengan penggunaan karburator, karena injektor membuat bahan bakar tercampur secara homogen. Hal ini, menjadikan injeksi bahan bakar dapat mengontrol pencampuran bahan bakar dan udara yang lebih tepat, baik dalam proporsi dan keseragaman.
Injeksi bahan bakar dapat berupa mekanikal, elektronik atau campuran dari keduanya. Sistem awal berupa mekanikal, namun sekitar tahun 1980-an mulai banyak menggunakan sistem elektronik. Sistem elektronik modern menggunakan banyak sensor untuk memonitor kondisi mesin, dan sebuah unit kontrol elektronik menghitung jumlah bahan bakar yang diperlukan. Oleh karena itu, injeksi bahan bakar dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi polusi, dan juga memberikan tenaga keluaran yang lebih.

Tujuan[sunting | sunting sumber]

Tujuan utama pemakaian sistem injeksi sangatlah beragam. Beberapa tujuan pemakaian itu antara lain:
  • Keluaran tenaga kendaraan
  • Efisiensi bahan bakar
  • Performa
  • Kemampuan untuk memakai bahan bakar alternatif
  • Daya tahan
  • Penggunaan kendaraan yang halus
  • Biaya awal
  • Biaya perawatan
  • Kemampuan untuk didiagnosa
  • Kemampuan dioperasikan di mana dan kapan saja
  • Kepraktisan penyetelan mesin

Kelebihan[sunting | sunting sumber]

Emisi gas buang rendah[sunting | sunting sumber]

Terjadinya pembakaran yang sempurna pada ruang bakar, sehingga emisi gas buang yang dihasilkan relatif lebih sedikit apalagi knalpot dilengkapi catalic converter.

Daya lebih besar[sunting | sunting sumber]

Konstruksi injektor tepat pada intake manifold sehingga pencampuran bahan bakar lebih homogen.

Lebih hemat bahan bakar[sunting | sunting sumber]

Air-fuel ratio sangat mempengaruhi kesempurnaan pembakaran pada mesin. Standar AFR pada motor adalah 14,7:1 yang artinya 14,7 udara dan 1 bensin. AFR dapat berubah-ubah, misalnya pada saat kondisi mesin dingin AFR 5:1, pada saat idle AFR 11:1, akselerasi 8:1, dan pada saat pemakaian ekonomis 40-60 km/jam AFR 16-18:1. Sehingga konsumsi bahan bakar pada motor injeksi lebih irit dibandingkan karburator.

Tidak memerlukan cok (choke)[sunting | sunting sumber]

Injeksi bahan bakar dilengkapi sensor temperatur yang akan melaporkan suhu mesin ke engine control module (ECM) yang akan memerintahkan injektor untuk memperkaya campuran bensin pada suhu mesin dingin.

Perawatan yang lebih praktis[sunting | sunting sumber]

Teknologi injeksi bahan bakar berkonsep bebas perawatan. Pada saat servis, pembersihan dilakukan hanya pada bagian penyaring udara, busi, dan pengaturan klep.

Kekurangan[sunting | sunting sumber]

Akselerasi kurang responsif[sunting | sunting sumber]

Terjadinya proses yang panjang dari sensor pengatur jumlah udara dan laporan dari sensor-sensor lainnya, sehingga membutuhkan waktu yang lebih lama untuk berakselerasi.

Kurangnya tenaga ahli[sunting | sunting sumber]

Injeksi bahan bakar termasuk teknologi baru, tidak semua bengkel umum mampu memperbaiki di saat terjadi permasalahan pada kendaraan.

Sensitif terhadap benturan/guncangan[sunting | sunting sumber]

Semua perangkat terutama engine control module menggunakan elektronik, sehingga rentan mati apabila mengalami guncangan atau benturan keras. Pada saat terjadi hal tersebut, kendaraan berpeluang tidak bisa dihidupkan kembali, karena mengalami kerusakan pada engine control module. Biaya perbaikan membutuhkan biaya yang relatif masih mahal.

Sensitif bahan bakar[sunting | sunting sumber]

Ujung injektor berukuran mikro, sehingga sistem injeksi bahan bakar mudah terjadi penyumbatan karena bahan bakar yang kotor. Hal ini akan mempengaruhi kinerja kendaraan sehingga bahan bakar yang masuk ke dalam ruang bakar sedikit,

Sensitif kelistrikan[sunting | sunting sumber]

Kondisi kendaraan dilaporkan oleh sensor, dan sensor terhubung menggunakan kabel berkonektor. Konektor sering menjadi penyebab pelaporan sensor ke engine control module menjadi kacau. Pengiriman laporan sensor ke engine control module menggunakan sistem pengaman. Apabila konektor kabel terjadi korosi, hal ini akan meningkatkan sistem pengamanan sehingga laporan dari sensor mengakibatkan engine control module berfungsi dengan tidak tepat dan dapat mengakibatkan kerusakan yang disebabkan aliran listrik yang tidak stabil.

Berbagai Skema Sistem Injeksi[sunting | sunting sumber]

Injeksi Titik Tunggal ( Single Point Fuel Injection )[sunting | sunting sumber]

Injeksi titik tunggal menggunakan injektor tunggal pada throttle body ( dilokasi yang sama seperti yang digunakan oleh karburator).
Saat itu diperkenalkan pada 1940-an di mesin pesawat (disebut karburator tekanan) dan pada 1980-an di dunia otomotif (disebut Throttle body-Injection oleh General Motors, Center Fuel Injection oleh Ford, PGM-CARB oleh Honda, dan EGI oleh Mazda). Setelah bahan bakar melewati intake (seperti sistem karburator) itu disebut "sistem injeksi berjenis basah".
Untuk injeksi tunggal tidak memerlukan biaya yang mahal untuk perbaikannya. Berbagai komponen seperti karburator yang mendukung dengan pembersih udara, intake manifold, dan saluran bahan bakar routing bisa digunakan kembali. Ini kemudian didesain ulang dengan biaya peralatan komponennya. Injeksi titik tunggal telah banyak dipakai pada mobil penumpang buatan Amerika dan truk selama 1980-1995, dan beberapa mobil di Eropa menggunakan sistem injeksi titik tunggal pada awal dan pertengahan 1990-an.

Injeksi Kontinu ( Continuous Fuel injection )[sunting | sunting sumber]

dalam sistem Injeksi Kontinu, bahan bakar mengalir setiap saat melalui injektor, tetapi pada saat tikat aliran yang variabel . Hal ini berbeda dengan kebanyakan sistem injeksi bahan bakar yang lainnya, yang menyediakan bahan bakar pada getaran yang singkat dengan durasi yang beragam,dengan tingkat yang konstan aliran udara setiap getaran. Sistem injeksi Kontinu bisa Multi-Point Injection atau single-point Injection, tetapi tidak langsung.
Sistem injeksi kontinu dalam otomotif yang paling umum adalah Sistem Injeksi Bosch K-Jetronic,diperkenalkan pada tahun 1974. Bosch K-Jetronic digunakan selama bertahun-tahun antara tahun 1974 dan pertengahan 1990-an oleh BMW, Lamborghini, Ferrari, Mercedes-Benz, Volkswagen, Ford, Porsche, Audi, Saab, DeLorean, dan Volvo. Chrysler menggunakan sistem injeksi bahan bakar terus menerus pada zaman kekaisaran 1981-1983.

Injeksi Gerbang Pusat ( Central Port Fuel Injection )[sunting | sunting sumber]

Dari Tahun 1992-1996 General Motors menerapkan sistem yang disebut Injeksi Gerbang Pusat ( Central Port Injection ). Sistem ini menggunakan pipa-pipa dengan klep kecil dari injektor pusat untuk menyemprotkan bahan bakar di setiap gerbang intake ketimbang ke pusat throttle-body. Tekanan bahan bakar ini mirip dengan sistem injeksi titik tunggal .

Injeksi Multiport (Multiport Fuel Injection)[sunting | sunting sumber]

Bagian dan fungsi secara mendetail[sunting | sunting sumber]

Catatan: Contoh di bawah ini berlaku pada mesin bensin injeksi elektronik modern. Bahan bakar selain bensin mungkin cocok, tapi hanya secara konsep saja.

Komponen sebuah injeksi elektronik[sunting | sunting sumber]

Gambar animasi dari penampang melintang sebuah injektor bahan bakar.
  • Injektor
  • Fuel Pump/Pompa bahan bakar
  • Fuel Pressure Regulator
  • Engine Control Module (ECM) termasuk sebuah komputer digital dan untaian untuk berkomunikasi dengan sensor dan control output.
  • Wiring Harness
  • Berbagai macam Sensor (Beberapa yang penting dicantumkan disini.)

Deskripsi[sunting | sunting sumber]

Bagian utama dari sebuah sistem injeksi elektronik (EFI) adalah Unit Kontrol Mesin (Engine Control Unit/ECU), yang akan memonitor kegiatan mesin melalui berbagai sensor. Sensor-sensor ini akan dipergunakan oleh ECU untuk menghitung jumlah bahan bakar yang diinjeksikan dan mengontrol mesin dengan cara memanipulasi jumlah air dan udara yang masuk. Jumlah bahan bakar yang diinjeksikan tergantung dari beberapa faktor seperti suhu mesin, kecepatan rotasi mesin, dan komposisi gas buang.
Injektor bahan bakar ini biasanya tertutup, dan terbuka untuk menginjeksikan bahan bakar ketika ada listrik yang mengalir di gulungan solenoid.

Pranala luar[sunting | sunting sumber]